SEKILAS INFO
WAKTU :

Kegiatan Kokurikuler Kelas IX MTs Negeri 1 Kota Tangerang Tahun Ajaran 2025-2026

Posting 24-05-2026 18:03 | Dilihat : 7x | Kategori : kurikulum

Membangun Kreativitas, Kepedulian Lingkungan, dan Jiwa Wirausaha Melalui Seni Kaligrafi Daur Ulang

Pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026, MTs Negeri 1 Kota Tangerang melaksanakan kegiatan kokurikuler bagi siswa kelas IX sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek yang kreatif, inovatif, dan bermakna. Kegiatan ini menjadi salah satu program yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa melalui aktivitas praktik yang mampu mengembangkan keterampilan, karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan kali ini mengangkat tema pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi karya seni religius yang bernilai estetika dan edukatif. Dalam kegiatan tersebut, para siswa membuat karya tulisan kaligrafi menggunakan bahan utama berupa cangkang telur yang didaur ulang. Tidak hanya berfokus pada hasil karya, siswa juga diminta mendokumentasikan seluruh proses kegiatan dalam bentuk video vlog secara berkelompok. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mengembangkan keterampilan seni dan kreativitas, tetapi juga kemampuan komunikasi, teknologi, dan kerja sama tim.

Kegiatan kokurikuler ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan melibatkan seluruh siswa kelas IX sebagai peserta utama. Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan bimbingan langsung dari guru wali kelas IX yang berperan aktif mendampingi proses pengerjaan proyek dari awal hingga selesai. Adapun ketua koordinator kegiatan kokurikuler adalah Ibu Hj. Komariah, S.Pd yang mengatur jalannya kegiatan agar berlangsung tertib, terarah, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah direncanakan.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kreativitas siswa melalui kegiatan seni yang unik dan inovatif. Pemanfaatan cangkang telur sebagai bahan utama karya kaligrafi menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang mengajarkan siswa untuk mampu melihat potensi dari barang-barang bekas yang sering dianggap tidak berguna. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa limbah rumah tangga dapat diolah menjadi karya seni yang indah dan memiliki nilai guna.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan melalui konsep daur ulang limbah. Dalam era modern saat ini, permasalahan sampah dan limbah menjadi salah satu isu penting yang perlu mendapat perhatian bersama. Oleh karena itu, melalui proyek kokurikuler ini siswa diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan cara sederhana namun bermanfaat, yaitu memanfaatkan limbah cangkang telur menjadi media karya seni kreatif. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari edukasi Adiwiyata yang diterapkan di lingkungan madrasah.

Tidak hanya aspek kreativitas dan lingkungan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman pembelajaran karakter bagi siswa. Selama proses pengerjaan karya, siswa dilatih untuk memiliki sikap sabar dan teliti karena proses menempelkan potongan-potongan kecil cangkang telur membutuhkan ketekunan dan konsentrasi tinggi. Kerja sama antarsiswa dalam kelompok juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini sehingga siswa belajar menghargai pendapat, membagi tugas, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan masing-masing.

Di samping itu, kegiatan ini turut membantu meningkatkan kemampuan motorik halus siswa melalui aktivitas memotong, menempel, dan menghias potongan cangkang telur pada pola kaligrafi. Seni kaligrafi yang dipilih sebagai tema utama kegiatan juga menjadi sarana penguatan nilai religius karena siswa tidak hanya membuat karya seni biasa, tetapi juga menampilkan tulisan-tulisan Islami yang memiliki makna mendalam. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin mencintai seni Islami dan mampu mengekspresikan nilai-nilai keagamaan dalam bentuk karya kreatif.

Kegiatan diawali dengan siswa membawa cangkang telur dari rumah masing-masing sebagai bahan utama proyek. Setelah itu, seluruh peserta membersihkan cangkang telur secara bersama-sama di sekolah agar siap digunakan. Proses pembersihan dilakukan secara berkelompok sehingga tercipta suasana kerja sama dan gotong royong antarsiswa. Setelah bersih dan kering, cangkang telur dipotong menjadi bagian-bagian kecil dengan ukuran tertentu agar mudah ditempelkan pada pola tulisan kaligrafi.

Tahap berikutnya adalah membuat desain atau pola tulisan kaligrafi di atas kertas gambar. Setiap kelompok diberikan kebebasan untuk menentukan bentuk dan model kaligrafi yang akan dibuat sehingga kreativitas siswa dapat berkembang dengan maksimal. Setelah pola selesai dibuat, siswa mulai menempelkan potongan-potongan kecil cangkang telur mengikuti bentuk tulisan yang telah dirancang. Pada tahap ini, ketelitian menjadi hal yang sangat penting agar hasil karya terlihat rapi dan menarik.

Setelah proses penempelan selesai, siswa melanjutkan tahap pewarnaan dan penghiasan karya kaligrafi. Berbagai warna dipadukan untuk menghasilkan tampilan karya yang lebih hidup dan artistik. Hasil karya yang telah selesai kemudian dimasukkan ke dalam bingkai sehingga terlihat lebih indah dan memiliki nilai pajang yang tinggi. Beberapa hasil karya bahkan tampak layak dijadikan produk dekorasi yang bernilai ekonomis.

Selain membuat karya seni, setiap kelompok juga diwajibkan mendokumentasikan seluruh proses kegiatan dalam bentuk video vlog. Mulai dari tahap persiapan bahan, proses pembuatan, hingga hasil akhir direkam dan disusun menjadi dokumentasi kreatif kelompok. Kegiatan vlog ini memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif dan edukatif. Melalui vlog tersebut, siswa belajar menyampaikan informasi, berbicara di depan kamera, menyusun alur video, hingga bekerja sama dalam proses pengambilan gambar dan penyuntingan sederhana.

Kegiatan kokurikuler ini memberikan banyak manfaat positif bagi para siswa. Dari sisi edukatif, kegiatan ini membantu membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kreativitas, dan ketekunan siswa. Dari sisi lingkungan, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui kegiatan daur ulang limbah. Sementara itu, dari sisi ekonomi kreatif, hasil karya kaligrafi berbahan cangkang telur memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan yang bernilai jual.

Para siswa memberikan kesan yang sangat positif terhadap kegiatan ini. Mereka merasa kegiatan tersebut sangat kreatif, menarik, dan menantang karena memberikan pengalaman baru dalam membuat karya seni dari bahan yang tidak biasa. Selain itu, penggunaan bahan daur ulang membuat kegiatan ini terasa lebih bermakna dan ramah lingkungan. Banyak siswa juga mengaku bahwa kegiatan ini membantu meningkatkan fokus, konsentrasi, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok.

Ke depan, diharapkan kegiatan kokurikuler seperti ini dapat terus dikembangkan dengan berbagai inovasi dan ide kreatif lainnya. Madrasah berharap kegiatan berbasis proyek semacam ini mampu menjadi sarana pengembangan keterampilan siswa yang lebih luas, baik dalam bidang seni, teknologi, lingkungan, maupun kewirausahaan. Selain menghasilkan karya yang bernilai estetika, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat siswa untuk terus berkarya, mencintai lingkungan, serta menciptakan produk kreatif yang memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomis bagi masyarakat.

Penulis: Suki Triswanto, S.Pd